Berita >> Nasional >> Berita Politik Dunia

Pidato Obama Soal Israel Dikecam Keras Palestina
BERITA - berita-politik-dunia.infogue.com - Pidato Barack Obama di depan kelompok lobi AS-Israel menuai kecaman keras dari Palestina. Gerakan pejuang Palestina, Hamas menyebut pidato Obama itu mempertegas "permusuhan" AS terhadap Arab dan muslim.

"Kami menganggap statemen Obama sebagai bukti lebih jauh akan permusuhan pemerintah Amerika terhadap Arab dan muslim," kata juru bicara Hamas, Sami Abu Zuhri.

Dalam pidatonya di depan lembaga American Israel Public Affairs Council (AIPAC) di Washington, Obama menegaskan dukungannya untuk Israel. Dikatakannya bahwa Yerusalem akan tetap menjadi ibukota Israel yang tak terbagi.

Pernyataan ini mengudang kecaman pihak Palestina. Sebab rakyat Palestina, termasuk Presiden Mahmoud Abbas telah menuntut Yerusalem timur menjadi ibukota negara Palestina mendatang. Yerusalem timur diduduki dan dikuasai oleh Israel sejak perang tahun 1967 silam.

Selama ini komunitas internasional, termasuk AS tidak pernah mengakui klaim Israel atas seluruh wilayah Yerusalem. Maka tak heran kata-kata Obama tersebut mengudang protes keras dari pihak Palestina.

"Kami menolak kata-kata itu," kata Abbas kepada wartawan seperti dilansir Reuters, Kamis (5/6/2008).

"Yerusalem merupakan salah satu file yang sedang dinegosiasi. Seluruh dunia tahu benar kalau kami tak akan pernah menerima satu negara (Palestina) tanpa Yerusalem timur sebagai ibukotanya. Itu seharusnya sudah jelas," tegas Abbas.

Dalam pidatonya, Obama juga menegaskan dirinya tidak akan bernegosiasi dengan Hamas sebelum mau mengakui Israel dan menghentikan kekerasan.

Negosiator terkemuka Palestina Saeb Erakat juga mengecam Obama. "Komentarnya mengenai Yerusalem menimbulkan keraguan atas peluang perdamaian," cetus Erakat.

Diimbuhkannya, pernyataan Obama itu bertolak belakang dengan posisi AS selama ini yang menganggap Yerusalem timur sedang diduduki Israel. Menurutnya, pidato Obama merusak harapan untuk perubahan kebijakan AS terhadap konflik Arab-Israel.

sumber: dtkn
Lihat Sumbernya
  Pidato Obama Soal Israel Dikecam Keras Palestina
 
dipopulerkan 1338 hari 22 jam yang lalu | Oleh : bipank
Share your post using our widget Infogue Widget
Artikel Terkait (by tag / keyword)
Setelah pidato penting Obama itu, Presiden Palestina Mahmud Abbas segera mengadakan pertemuan "darurat" para pemimpin Palestina, kata seorang pejabat tinggi Palestina, Kamis. "Presiden Abbas memutuskan memanggil para pemimpin Palestina untuk melakukan per
wihans.web.id : Seorang tentara wanita Israel dikecam habis-habisan oleh warga Israel dan Palestina , gara-gara dirinya memposting fotonya di Facebook berpose di samping warga Palestina yang terikat dan mata tertutup. Situs berita Israel dan blog-blog Is
http://galih.bloggerpesta.com/2010/10/konflik-palestina-israel.html Konflik palestina israel Konflik palestina israel konflik palestina israel menyebabkan 2 gubernur Hamas dan sorang anak terlihat ,ditabrak oleh seorang warga israel.
Dalam percakapan ditelepon hari Sabtu (04/12/10), Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu menyatakan sangat berterima terima kasih sekali kepada Presiden Palestina Mahmoud Abbas atas dukungannya.
Di tengah konflik yang kian memanas antara Israel dan palestina, ada kisah unik di balik semua itu, Dimana Jumlah Perempuan israel yang memiliki hubungan Asmara dengan pemuda Palestina kian bertambah. Keluarga blesteran Palestina-Israel kini menjadi sa
 


1 Komentar
Sepi ya ... ayo komentar dooong!
Tulis Komentar
Silakan login menggunakan account infogueID untuk berkomentar

 




Top Article - Berita Politik Dunia

204     Gadis Dijadikan Tumbal Demi Sukses Panen
184     Akhirnya, Presiden Yaman Setujui Rencana ...
182     Kuburan Massal Pendukung Khadafi
158     Reshuffle, Golkar Tunggu Sinyal SBY
87     Editor AS Sarankan PM Israel Bunuh Obama

New Article - Berita Politik Dunia

1     JASA TRANSLATE MANUAL BOOK
1     2013 Toyota Land Cruiser release date
1     JASA TRANSLATE BUKU MANUAL
1     Malaysia Canangkan Program Kuala Lumpur Kota ...
1     Bisnis Investasi Emas